Perkembangan Peserta Didik

Hakikat Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik

I. Definisi Pertumbuhan dan Perkembangan

Menurut pendapat para ahli :

1. Drs.H.M.Arifin,M.Ed

Pertumbuhan adalah suatu penambahan dalam ukuran bentuk dimensif tubuh serta bagian-bagiannya. Perkembangan adalah perubahan dalam bentuk/bagian tubuh dan integrasi pelbagai bagiannya ke dalam satu kesatuan fungsional bila pertumbuhan itu berlangsung. Pertumbuhan dapat diukur sedangkan perkembangan dapat diamati gejala-gejalanya. Perkembangan dipersyarati oleh pertumbuhan.

2. Boring, Langfeld, dan Weld

Pertumbuhan dan perkembangan dicakup dalam satu kata yaitu “Kematangan”. Alasannya , manusia itu disebut “Matang” jika pisik dan psikisnya telah mengalami pertumbuhan dan perkembangan sampai pada tingkat tertentu.

3. H.C Witherington

Pertumbuhan merupakan suatu sifat umum dari seluruh organism, seluruh personalitas atau kepribadian. Sedangkan perkembangan sebagai suatu bagian dari pertumbuhan menunjuk pada perluasan fungsi-fungsi secara terperinci.

4. Karl C Garrison

Secara explicit menjelaskan bahwapertumbuhan dan perkembangan secara pisik dan psikis.

5. Crow dan crow

Pertumbuhan pada umumnya terbatas pengertiannya pada perubahan-perubahan structural dan psikologis dari awal janin melalui periode-periode sebelum lahir dan setelah lahir sampai dewasa.

6. Spiker

Ada dua macam pengertian perkembangan :

1. Ortogenetik, yaitu yang berhubungan dengan perkembangan sejak terbentuknya individu baru dan seterusnya sampai dewasa.

2. Filogenetik, yaitu perkembangan dari asal-usulmanusia sampai sekarang ini.

Dari beberapa pendapat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa :

· Pertumbuhan merupakan proses perubahan secara fisik/fisiologis yang bersifat progresif dan kontinou serta berlangsung dalam periode tertentu.

· Perkembangan merupakan suatu proses perubahan yang bersifat progresif dan menyebabkan tercapainya kemampuan dan karakteristik psikis yang baru.

· Pertumbuhan dan perkembangan saling berkaitan. Berkat adanya pertumbuhan pada anak maka suatu saat akan tercapai kematangan.

· Perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan menunjukkan perubahan biologis secara kuantitatif sedangkan perkembangan menujukkan perubahan biologis secara kualitatif.

II. Faktor-faktor Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan

Dibagi menjadi dua :

1. Faktor Internal

· Faktor gentik yang diwariskan dari orang tuanya. Perkembangan yang diwariskan antara lain berupa kecerdasan dan temperamen.

· Faktor kematangan baik secara fisik maupun psikologis

2. Faktor Eksternal

· Kesehatan fisik maupun jiwa

· Makanan sehari-hari

· Stimulasi lingkungan, baik lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat

· Agama/kepercayaan

III. Fase-fase Perkembangan

Dibagi menjadi dua golongan :

1. Pendapat golongan pertama

· L.C.T Bigot, Ph kohnstam dan B.G Palland yang dikutip oleh Drs.B simanjuntak, SH sebagai berikut :

1. Masa bayi dan kanak 0-7

a. Masa bayi : 0-1

b. Masa kanak :

- Masa vital : 1-2

- Masa estitis : 2-7

c. Masa sekolah/intelektuil : 7-13

d. Masa social : 13-21

- Masa pueral : 13-14

- Masa prae pubertas : 14-15

- Masa pubertas : 15-18

- Masa adolescence : 18-21

· Elizabeth B Hurlock menulis bahwa jika dibagi berdasarkan bentuk-bentuk perkembangandan pola-pola perilaku yang Nampak khas pada usia-usia tertentu, maka fase kehidupan terdiri atas sebelas masa, yaitu :

1. Prenatal : saat konsepsi sampai lahir

2. Masa neonatus : lahir sampai akhir minggu kedua setelah lahir

3. Masa bayi : akhir minggu kedua sampai akhir tahhun kedua

4. Masa kanak-kanak awal : 2-6 tahun

5. Masa kanak-kanak akhir : 6-10/11 tahun

6. Pubertas/pre adolescence : 10/12-13/14 tahun

7. Masa remaja awal : 13/14-17 tahun

8. Masa remaja akhir : 17-21 tahun

9. Masa dewasa : 21-40 tahun

10. Masa setengah baya : 40-60 tahun

11. Masa tua : 60 tahun-wafat

2. Pendapat golongan kedua

Menurut Kwee Soen Liang, SH membagi masa pubertas sebagai berikut

1. Pra puberteit laki-laki : 13-14 tahun (fase negatif)

wanita : 12-13 tahun (Sturmunddrang)

2. Puberteit laki-laki : 14-18 tahun (merindu)

wanita : 13-18 tahun (puja)

3. Adolescence laki-laki : 19-23 tahun

wanita : 18-21 tahun

Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa

Secara teoretis dan empiris dari segi psikologis, rentangan usia remaja, berada dalam usia 12-21 tahun bagi wanita, 13-22 bagi pria. Jika dibagi atas remaja awal dan remaja akhir, maka remaja awal berada dalam usia 12/13-17/18 tahun dan remaja akhir dalam usia 17/18-21/22 tahun. Sedangkan periode sebelum masa remaja dissebut sebagai ambang pintu masa remaja atau sering disebutperiode pubertasi. Pubertas jelas berbeda dengan masa remajameskipun bertumpang tindih dengan masa remaja awal.

0 komentar:

Posting Komentar

Chat

ShoutMix chat widget

Visitors

 
Powered By Blogger
Powered By Blogger
Powered By Blogger
© Grunge Theme Copyright by GORESAN TINTA EMAS | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks